Modifikasi Tempat Tidur Di Mobil Avanza

  • Diterbitkan : 22 Sep 2022

Modifikasi Tempat Tidur Di Mobil Avanza. -- Salah satu kelakuan pengguna mobil yang kerap ditemukan pada musim mudik yaitu memodifikasi kabin sedemikan rupa hingga menjadiberjalan. Pihak kepolisian sudah memberikan komentar soal kebiasaan itu, kini Kementerian Perhubungan () juga buka suara terkait hal tersebut.Direktur Jendral Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi mengaku baru saja mengetahui tentang kebiasaan pemudik seperti itu. "Apabila ini tidak sesuai dengan ketentuan, maka kita akan memberikan satu larangan. Karena pada tempat-tempat yang tidak semestinya ini menimbulkan masalah yang berkaitan dengan keselamatan," ujar Budi, di Jakarta, Kamis (30/5).Sebelumnya diketahui kepolisian belum bisa menindak bila ditemukan modifikasi kabin mobil menjadi tempat tidur. Berdasarkan pengalaman musim mudik sebelumnya beberapa kali ditemukan mobil yang bagian joknya sudah diganti dengan matras atau kasur.Tidak jarang juga ditemukan area tempat tidur berjalan itu menjadi lokasi anak kecil menghabiskan waktu selama perjalanan mudik.Kepala Sub Direktorat Penegakan Hukum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris M Nasir menjelaskan ubahan seperti itu belum bisa dikatakan pelanggaran lalu lintas. "Untuk pelanggaran, ya tidak masuk pelanggaran," kata Nasir, Selasa (28/5).Menurut dia penumpang yang duduk di jok lantas menggunakan sabuk pengaman merupakan metode aman selama berada di mobil.

Harus ada pengujiannya dulu," ucap Nasir.Praktisi keselamatan berkendara tidak merekomendasikan penggunaan matras atau kasur sebagai pengganti jok baris belakang. Makanya pakai sabuk pengaman, duduk, bukan tidur menggunakan kasur," tutup Jusri.

Polisi Belum Bisa Tindak Mobil Jadi 'Tempat Tidur Berjalan'

Modifikasi Tempat Tidur Di Mobil Avanza. Polisi Belum Bisa Tindak Mobil Jadi 'Tempat Tidur Berjalan'

-- Polisi belum bisa menindak pengendara yang mengubah bagian belakang kabin mobilnya menjadi tempat tidur lengkap dengan kasur atau matras meskidengan menambahkan kasur sangat berbahaya dan meningkatkan risiko cedera.Kepala Sub Direktorat Penegakan Hukum Direktorat Lalu Lintas Polda Merto Jaya Komisaris M Nasir mengatakan bahwa penggunaan kasur di kabin belakang 'belum' dikatakan sebagai pelanggaran lalu lintas. "Untuk pelanggaran, ya tidak masuk pelanggaran," kata Nasir kepada CNNIndonesia.com melalui saluran telepon, Selasa (28/5).Ia mengatakan secara teknis jok memang tempat yang aman bagi penumpang duduk selama perjalanan.Setiap jok di mobil penumpang, kata Nasir sudah teruji kegunaannya melindungi keselamatan penumpang.

Belum lagi pada jok juga tersedia peranti keselamatan, yaitu sabuk pengaman. Bahkan untuk anak usia 0-5 tahun disediakan kursi khusus di mobil. Maka yang aman tentu menggunakan jok karena sudah terjamin keselamatannya," ungkapnya.Nasir mengatakan memodifikasi kabin mobil penumpang seperti kamar tidur belum dapat ditentukan jenis pelanggarannya, meski diakui sangat membahayakan penumpang.Nasir menambahkan bahwa memang menggunakan kasur di kabin mobil meningkatkan risiko cedera penumpang yang tertidur lelap ketika mobil mengalami kecelakaan atau tumbukan. "Seperti mobil terguling-guling, fatal dampaknya.

Tapi ya tidak bisa dibilang ini pelanggaran juga. Harus ada pengujiannya dulu," ucap Nasir.Secara terpisah Pengamat Keselamatan dari Pendiri dan Instruktur Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) Jusri Palubuhu mengatakan bahwa penggunaan kasur tidak dibenarkan dalam menempuh perjalanan jauh seperti ritual mudik.Menurut Jusri dengan menggunakan kasur, berarti pemudik sudah tidak peka terhadap keselamatan berkendara. "Bisa dibayangkan efek dari penumpang yang tidak menggunakan sabuk saat deselerasi itu bisa keluar dari jendela, kekocok-kocok di dalam kabin.

Makanya pakai sabuk pengaman, duduk, bukan tidur menggunakan kasur," tutup Jusri.

Teka-teki Harga Toyota HiAce Premio Dengan Sekat Partisi, Tempat Tidur dan Toilet Terjawab, Segini Kisarannya

Modifikasi Tempat Tidur Di Mobil Avanza. Teka-teki Harga Toyota HiAce Premio Dengan Sekat Partisi, Tempat Tidur dan Toilet Terjawab, Segini Kisarannya

GridOto.com - Kami sudah mengulas modifikasi Toyota HiAce Premio buatan BAV Luxury Auto Design yang dilengkapi sekat partisi, tempat tidur sampai toilet. Toyota HiAce Premio Motorhome BAV ini memang hadir dengan pendekatan beda, dimana kabin mobil dikemas untuk memanjakan pengguna serasa tengah berada di hotel berjalan.

“BAV Luxury HiAce Premio ini dilengkapi dengan jok electric massage dengan genuine leather, coolbox, audio video system, tempat tidur untuk beristirahat, serta toilet," terang Iranidya selaku Creative Director BAV Luxury Auto Design. Baca Juga: Butuh Angkut Banyak Penumpang vs Privat, Ini Beda Modifikasi HiAce Premio BAV dan Buatan Baze. Kelengkapan lain di kabin Toyota HiAce Premio ini ialah jok penumpang baris kedua yang bisa diputar 180 derajat. Nah teka-teki soal status serta harga mobil inipun akhirnya terjawab, diungkap oleh Jonathan atau akran disapa Ko Iwan, founder BAV Luxury Auto Design.

"Mobil ini sudah lama terjual ke orang Wonosobo, harganya Rp 880 juta include ppn," terang Ko Iwan.

Nggak Usah Beli Kasur, Mobil MPV Ini Nyaman Buat Tidur

Modifikasi Tempat Tidur Di Mobil Avanza. Nggak Usah Beli Kasur, Mobil MPV Ini Nyaman Buat Tidur

Kasur portable biasanya jadi salah satu perlengkapan wajib yang dibawa pengendara mobil saat bepergian jauh. Meski bisa membantu meningkatkan kualitas istirahat, membawa kasur ke dalam kabin tentunya jadi hal merepotkan karena pasti memakan tempat. Bekerja sama dengan Autech Japan, Nissan memperkenalkan Serena Multibed yang dibuat khusus untuk pengendara mobil yang senang berpetualang di luar ruangan dan menginap di dalam kabin. Mengutip dari laman Response, Nissan Serena Multibed ditawarkan dengan konfigurasi 5 kursi 2 baris. Sementara sistem tempat tidurnya bekerja dengan cara melipat kursi baris kedua dan menghamparkan semacam papan busa yang terdiri dari tiga lapis. Agar papan busa tersebut bisa dihamparkan, pihak Autech melakukan sedikit modifikasi di kabin Nissan Serena dengan menambah pipa besi berbentuk silinder di kedua sisi bodi bagian dalam.

Soal tingkat kenyamanan dari kasur buatan pabrikan ini, dikatakan jika pihak pembuat sudah menyertakan sprei anti air, yang membuat nyaman dan memudahkan proses pembersihan. Pihak Autech juga menawarkan aksesori rak yang dapat difungsikan untuk menggantung pakaian, peralatan memancing atau papan selancar. Soal harga, Nissan Serena Multibed ini dibanderol di kisaran 3.231.800 yen hingga 3.994.100 yen atau setara Rp 402,7 juta - Rp 497,7 juta.

3 Rekomendasi Bengkel Modifikasi Campervan, Harga Nego!

Modifikasi Tempat Tidur Di Mobil Avanza. 3 Rekomendasi Bengkel Modifikasi Campervan, Harga Nego!

Tapi untuk kamu yang mengidamkan memiliki campervan sendiri, saat ini bengkel modifikasi dan karoserinya sudah lumayan banyak. Nah untuk kamu yang sedang mencari rekomendasi bengkel modifikasi campervan, berikut kami sampaikan, lengkap dengan estimasi biayanya dan alamatnya.

Bengkel yang digawangi oleh Indra Marsada sebagai pemilk, biasa memodifikasi mobil berjenis minibus untuk dijadikan rumah berjalan. Maryanto, Marketing karoseri Delima Jaya mengatakan unit kendaraan yang biasa dijadikan campervan atau motorhome, mulai dari Daihatsu Gran Max hingga Isuzu NLR 55. “Material serta aksesori yang kami gunakan semua premium quality seperti tangki air, kompor, AC, genset, entertainment system, upholstery cover bahan leather, awning, lemari, kitchen set, toilet, karpet, lampu LED, railing, kaca, meja, yang begitu memperhatian soal detail dengan sangat baik,” tambah Maryanto. Bagi yang penasaran, kamu juga bisa kontak Maryanto langsung di nomor hape 0812-8148-5130 untuk tanya-tanya informasi lebih lengkapnya. Menariknya Baze juga menjual parts khusus campervan seperti roof box, coffee maker, wastafel sink, awning, AC, kulkas, hingga toilet portable. Seluruh kebutuhan campervan tersebut dipasarkan oleh karoseri Baze Luxury Bus, yang bermarkas di Jl Raya Karanggan, No.

Bahkan menurutnya mobil LCGC (Low Cost Green Car) semisal Toyota Calya hingga Agya bisa disulap jadi campervan.